Monday, August 19, 2013

Asal Usul Masakan China: Buddha Jumps Over The Wall

Dalam suatu pernikahan yang mewah, penulis pernah disuguhi suatu sup yang bentuknya rada ga karuan, kayak cap jay tapi bukan. Setelah dilihat di menu ternyata masakan tersebut memiliki nama yang sangat unik "Buddha jumps over the wall" dan harganya termasuk mahal. Di dalamnya berisi sirip ikan hiu, remis (scallop), abalon, jamur, ginseng cina, haisom (sea cucumber), ham premium..pokoknya all starnya semua masakan mahal Chinese dicampur jadi satu. Tapi penasaran sekali dengan asal usul namanya yang unik...Buddha melompati tembok..apa hubungannya dengan masakan?? Ternyata...




Yup ternyata memang ada kisah di balik terciptanya masakan mewah tersebut. Pada suatu hari di jaman dinasti Qing, seorang pelajar sedang travelling berjalan kaki. Dia membawa bekalnya di dalam suatu guci tanah liat yang biasa dipakai untuk menyimpan arak. Bekal yang dia bawa adalah berupa campuran dari berbagai macam bahan. Guci itu ternyata sangat praktis sekali, ketika lapar, pelajar tersebut tinggal menaruh guci tersebut di atas api sehingga masakannya jadi hangat lagi dan siap untuk disantap.
Sampai akhirnya tiba di Fuzhou, pelajar tersebut kembali membuka bekalnya dan memanaskan di atas tungku. Bau harumnya menyebar kemana-mana. Pelajar tersebut tidak menyadari bahwa di dekat sana ada sebuah kuil Buddha tempat para biksu berdoa. Ketika bau harum masakan tersebut tercium sampai ke kuil maka kacaulah konsentrasi meditasi para biksu tersebut. Bahkan salah satu di antaranya nekad melompati tembok untuk mencicipi masakan tersebut walaupun dia terikat sumpah untuk tidak makan daging. Dari situlah asal mula nama masakan tersebut yang mengisahkan bahkan kelezatannya sangat menggiurkan sampai menggoda biksu sekalipun untuk melanggar pantangan makan dagingnya.
Masakan ini memang luar biasa mahal sehingga jarang sekali ada restoran yang menyajikannya kecuali mungkin di restoran kelas premium saja, sebab jarang ada yang rela membayar segitu mahal untuk makanan. Di Inggris saja konon masakan ini berharga 108 pound alias lebih dari 1 juta rupiah per porsinya. Tertarik untuk mencoba?? Hehehehhe

No comments:

Post a Comment